Minggu, 11 April 2021

Ekpose PT URM oleh Ditreskrimsus PILDA Lampung


BANDARLAMPUNG -LENTERATV 


Dirkrimsus Polda Lampung Kombespol Meastron Siboro ,hari Ini beetempat di depan Gedung Wiyono Siregar melakukan ekpose terkait dugaan tindak pidana Korupsi. 

Setelah melalui jalan Yang Lama Dan Panjang ahirnya Aparat Kepolisian dari Subdit 3 Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Ditreskrimsus Polda Lampung setelah melakukan  menyegel gudang hotmix PT Usaha Remaja Mandiri (URM) milik Engsit di Jalan Soekarno Hatta Bypass, Bandar Lampung.

dalam penyidikan dugaan korupsi proyek jalan Ir. Sutami-Simpang Sribhawono, tahun anggaran 2018-2010 sekitar Rp143 miliar.

Pada ekpose ini Dirkrimsus Polda Lampung, Kombespol Meastron Siboro,menerangkan bahwa  penyidik juga mengamankan sejumah dokumen sebagai barang bukti, Seperti Dokumen CPU Dan uang senilai 10 Milyar.




Dijelaskan pada kegiatan ekpose  hari ini adalah dalam rangka melengkapi proses penyidikan. Setelah Kita melakukan penyegelan dan penyitaan sejumlah dokumen. Kita segel gudang PT URM dengan pasang police line. Ada sejumlah dokumen yang kita sita,” kata Mestron Siboro.


dan pihaknya sudah mengantongi nama-nama yang akan ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah ada nama nama calon tersangka, tapi belum bisa kami sampaikan, karena kita masih menunggu hasil audit penghitungan resmi dari Badan Pemeriksa Keuangan dan uji lab sample aspal dari Politeknik Bandung. Yang jelas tersangkanya tidak sendiri, bisa 2,3 bahkan lebih,” ujarnya.

Siboro, menjelaskan berdasarkan perhitungan sementara potensi kerugian negara mencapai sekitar 40-50 persen dari nilai pagu anggaran. “Ya sekitar 40-50 persen darin pagu. Tapi kan kami harus menunggu resminya dari BPK. Kalau sudah keluar hasil auditnya dari BPK, akan kita sampaikan siapa saja tersangkanya,” jelasnya lalu pergi bersama tim.penyidik dengqn membawa dokumen dalam dua koper termasuk satu unit CPU komputer.  (Red -Lentera) 



Give us your opinion